#7 The Last
Hi, it's me Laura. Aku tak ingin bercerita terlalu panjang karena sebagian kisahku sudah diceritakan oleh mereka. Yups mereka, Hera, Odhi, Dika, dan Andra. Mereka sudah menceritakan sebagian dari kisahku
" lalu apa yang akan kamu ceritakan saat ini lau ? "
Aku akan bercerita tentang sebagian kecil memori yang masih kusimpan. Hari ini tanggal 29 April, dan tak lama lagi aku akan berpisah dengan mereka, kenangan yang begitu banyak tertampung di dalam memoriku tentang teman - teman ku. Masih teringat jelas saat kami bersama - sama berdiri menggunakan kalung MPLS, tidur bersama kabut di Nangun Kerthi, minum pil merah yang rasanya sangat anehhh sampai - sampai aku muntah tak tahan akan rasanya. Dihukum keluar kelas karena lupa meminta ttd ortu, berkumpul di rumah Odhi yang selalu dijadikan titik kumpul kita untuk mengerjakan pohon Natal dan mencatat data buku perpus kelas, lalu berdebat mengenai jaket kelas untuk study tour. Kita kira kita akan punya banyak cerita yang baru setelah tahun 2019 pamit dan digantikan tahun 2020, namun ternyata kita salah. Pandemi ini merenggut semua cerita kita, mencuri sebagian besar memoriku dan teman - teman. Kami sudah cukup kenyang dengan zoom dan google meet yang hanya memberiku izin bertemu dengan mereka selama 15 menit, dan ternyata bulan Januari dan tahun 2022 melepaskan ku.
Pemerintah mengeluarkan surat bahwa seluru pelajar dapat belajar dari sekolah meskipun terbagi 2 sesi, setelah hampir 2 tahun tak bertemu akhirnya aku dapat melihat wajahnya. Suaranya yang sudah berubah, wajahnya yang sedikit asing bagi mataku namun tak mengapa aku sangat rinduuu dengannya. Melihat adik kelas yang seragamnya masih rapi dengan wajah yang sangat lugu membuatku ingin memutar waktu. Sedihnya karena terkena learning loss, mata pelajaran yang tak dapat kumengerti, itu sudah sangat cukup menyakitkan untukku. Sudah cukup luka tapi tak berdarah. Saat ini yang kuperlukan adalah membuat kenangan bahagia terakhir ku dengan mereka.


LUCUUUU BANGEEETTT GEMEESSS 💐💌
BalasHapuskenangannya selalu dihati ya kak😊😊😊
BalasHapusCeritamu membuat meleleh hati yang membaca. Genangan air mata yang semula tertahan tak kuasa lagi meluncur dengan bebas di pipi.
BalasHapusCeritamu akan menjadi cerita sepanjang waktu bersama teman2mu.